Mei 09, 2013

Satu Kali Mendayung Dua, Tiga Pulau Terlampaui

Ciwidey, Perkebunan Teh

Indonesia merupakan surganya dunia, setiap sudut wilayah terdapat panorama pesona wisata yang menakjubkan. Hamparan kekayaan alam yang nyata terpampang di pelupuk mata seolah tidak habisnya dan tidak akan pernah merasa puas untuk dinikmati sebagai kebutuhan bathin kita. Menurut saya berwisata tidak hanya sekedar untuk senang-senang, namun berwisata juga bisa disebut dengan pemenuhan kebutuhan rohani atau bathin, dimana kita bisa meregangkan otot yang kaku setelah kita menjalani rutinitas sehari-hari dan hal yang paling utamanya adalah untuk mensyukuri dan membuka mata hati kita untuk selalu bersyukur atas nikmat dan karuniaNya.

Berwisata merupakan salah satu hobi saya, destinasi wisata dengan panorama alam mempunyai daya tarik tersendiri bagi saya. Kali ini saya akan bercerita tentang destinasi wisata alam dengan hamparan kebun teh  dan danau atau di orang Sunda menyebutnya dengan Situ. Kawasan wisata alam yang terletak di kabupaten Bandung dengan ketinggian 1.628 meter diatas permukaan laut dengan panorama khas perkebunan teh yang berkelok-kelok dan berbukit.

Perkebunan Teh Ranca Bali Ciwidey

Ciwidey merupakan daerah yang memiliki banyak tempat wisata yang terletak di Kabupaten Bandung dengan menawarkan pesona alam melalui hirupan sejuknya udara segar dan alami. Satu Kali Mendayung, Dua Tiga Pulau Terlampaui inilah khiasan yang tepat untuk destinasi wisata kali ini, dimana kita bisa menikmati wisata dengan hanya satu arah dan kita bisa mengunjungi beberapa tempat dalam waktu bersamaan sekalian berkeliling menikmati sejuknya udara dan hamparan kebun teh seperti permadani hijau yang sangat menggoda hati untuk ingin menduduki diatas hamparan teh. Dengan tingkat mozaik seni yang tinggi sangat indah terlukis dipelupuk mata dengan pohon-pohon kecil di sekeliling kebun teh yang melengkapi indahnya Pesona Wisata Negeriku di Ciwidey.

Situ Patengan

Waktu itu, saya berkesempatan untuk mengunjungi Ciwidey satu hari dengan singgah di lima tempat yaitu Kebun Strowberry, Kawah Putih, Kebun Teh dan Situ Patengan serta Lokasi Batu Cinta. Ketika kita menuju ke arah Kabupaten Ciwidey Jawa Barat, sepanjang jalan kita di suguhi dengan perkebunan strowberry yang menyediakan layanan petik sendiri langsung dari pohonnya.
Wisata Kawah Putih

Setelah puas disuguhi sepanjang jalan buah strowberry, lalu melanjutkan perjalanan kembali menuju kawah putih yang terletak di Rancabali 44 km dari kota Bandung, ketika keluar dari mobil dan mulai menginjakkan kaki udara dingin terasa menusuk hingga ke tulang rusuk, bahkan tanah yang saya pijak pun terasa dingin seperti berdiri di atas es. Untunglah sekitar daerah wisata ini banyak yang berjualan untuk penghangat badan seperti bakso, teh panas, kopi dan lain-lain.

Perjalanan wisata masih berlanjut di Ciwedey menuju ke perkebunan teh untuk menikmati segarnya udara pegunungan dan beristirahat sejenak untuk menikmati indahnya hamparan teh hijau dan menikmati makan siang dengan perbekalan yang kami bawa dari rumah. Sejauh mata memandang, takjub akan keagungan Sang Pencipta bersyukur masih bisa menghirup segarnya udara di alam yang indah. Tidak ingin melewati moment yang paling berkesan karena dalam satu hari kita bisa menikmati mengunjungi beberapa tempat sekaligus, lalu sayapun narsis untuk berphoto ria sebagai dokumen destinasi wisata yang pernah saya kunjungi.
Batu Cinta

Perjalanan dilanjut menuju Situ Patengan, kawasan wisata air dengan biaya masuk yang relatif murah sekitar biaya Rp 5000,- / orang dan tempat ini tidak kalah menariknya, di tempat ini kita bisa menikmati hamparan danau yang sejuk dan bersepeda air atau perahu rakit untuk menuju menyebrang menuju lokasi Batu Cinta dengan tarif biaya Rp 10.000 per orang untuk menyebrang PP. Setelah kita diantar menuju lokasi Batu Cinta kita di beri kesempatan sekitar 15 menit untuk bisa menikmati panorama alam dan berphoto di Batu Cinta. Konon menurut cerita orang dan mitos, jika kita datang bersama pasangan dan berphoto di Batu Cinta maka cintanya akan langgeng, Wallahualam..semua bisa terjadi atas kehendakNya.

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan petang, itu artinya perjalan Pesona Wisata Negeriku  kali ini harus diakhiri di lokasi Batu Cinta tempat terakhir yang saya kunjungi hari itu. Sungguh ekowisata yang tidak terlupakan bagi saya ketika itu, karena bisa berkumpul bersama adik-adik saya yang jarang sekali karena kesibukkan masing-masing. Dengan budget yang terjangkau dan hemat kita bisa bisa mengunjungi lima tempat wisata sekaligus dalam satu hari. Alam negeriku yang indah semoga kau masih terjaga dan lestari agar anak cucu kita kelak bisa menikmati Pesona Wisata Negeriku.***


1 komentar:

  1. Waduh, pemandangannya itu lho mbak yu, ndak kuat..., semoga saja kelak saya punya pendamping dan bisa dolan ke situ, romantis pastinya ya...

    BalasHapus