Agustus 17, 2017

Jangan Malas Kerja Bakti

Hari minggu enaknya males-malesan di rumah bisa istirahat bareng keluarga, apalagi bisa olahraga bareng juga, bisa buat refresh otak melepas penat karena biasanya kalau olahraga masal seperti hari minggu biasanya ada saja hiburan buat anak-anak entah itu kuda tunggang, odong-odong atau melihat hewan dari beberapa komunitas pecinta hewan seperti ular, musang dan burung. Nah, kita bisa olahraga sambil mengajak sikecil bermain kan?

Tapi apa jadinya kalau rutinitas tersebut terhalang karena salah satunya tidak bisa ikut dikarenakan harus kerja bakti dilingkungan rumah? Nyesek sih dikit, tapi kalau sipikir lagi kan ini gak tiap minggu jadi ikhlas saja lah haha...

Ceritanya hari minggu kemarin bapaknya kerja bakti membuat saluran air yang selalu menggenang saat hujan, sudah dua kali minggu sih kerja baktinya, yang minggu pertama gak ikut karena harus kerja, nah yang minggu kemarin gak enak kan kalo harus bolos lagi.

Bocil seolah tahu kalo bapaknya lagi libur, ngomong nya hayu hayu mulu tapi saya alihkan untuk bermain ke rumah temannya (masih tetangga) jadi antenglah bocil ini sampai saatnya tiba waktu tidur siang kami pulang.

Kerja bakti

Kerja bakti atau gotong royong merupakan tradisi bangsa kita Indonesia, tujuannya mengerjakan secara bersama-sama untuk kepentingan bersama juga. Kalau kita ambil sisi positifnya, banyak manfaat yang kita dapat, selain dapat pahala karena mengerjakan sesuatu hal untuk kepentingan bersama, kita juga bisa silaturahim dengan satu sama lain, mengingat jarangnya kumpul bersama karena kesibukan masing-masing.


Nah, kemarin waktu bapak-bapak pada kerja bakti, saya perhatikan kebersamaan mereka dan ketika istirahat mereka ngopi bareng sambil berbincang, padahal kalau di sengajain mah boro-boro ada waktu, yang ada pulang ke rumah sibuk dengan keluarganya masing-masing dan istirahat karena lelah usai bekerja seharian.

Saya saranin jangan malas ya kalau dilingkungannya diadakan kerja bakti, sosialisasi dengan tetangga itu penting untuk menciptakan kekeluargaan, karena tetangga itu saudara terdekat, dengan kata lain kalai kita ada apa-apa, tetanggalah yang pertama menolong kita.

Simpel kan? Menjalin silaturahmi dengan kebersamaan seperti diatas niscaya kita akan merasa nyaman hidup rukun dilingkungan yang menjunjung nilai kebersamaan dan kekeluargaan.






Agustus 14, 2017

Tandon Ciater Wisata Keluarga Di Tangerang Selatan

Weekend kemarin kami ngajak jalan-jalan bocil bareng teman-teman seumurannya ke tempat yang menurut saya asyik juga, selain murah meriah banyak edukasi yang anak dapatkan. Liburan tidak harus mahal, sebisa mungkin luangkan waktu bersama anak untuk bermain diluar.

Ceritanya dilingkungan tempat tinggal kami, bocil punya teman yang usianya beda satu bulan antara satu sama lain, semacam tiga serangkai, mereka selalu bermain bertiga karena memang anak yang seusia mereka cuma bertiga (dua cowok dan satu cewek).


Kalau kami pergi bareng, anak tiga ini selalu mencuri perhatian, mereka dikiranya kembar karena besarnya sama dan banyak yang nyeletuk kalau kami janjian punya anak haha.

Nah, ceritanya kemarin kami sebenarnya tidak berencana untuk mengajak jalan bocil bareng-bareng, karena sudah tidak aneh kalau direncanakan suka gagal maning gagal maning. Selesai para bapak kerja bakti dilingkungan sekitar, salah satu diantara kami ngajak ke danau Tandon Ciater, rencana yang selalu tertunda sebenarnya, karena waktu nya pas semua lagi kumpul ya jadi pergi lah kami.


Saya baru pertama kali kalau ada tempat wisata Tandon Ciater, letaknya yang berada di kawasan BSD (Bumi Sepong Damai), ternyata sangat ramai pengunjungnya, berbeda dengan setu-setu yang pernah saya kunjungi yang pengunjungnya tidak seramai disini.


Ada beberapa tempat bermain untuk anak, diantaranya ngasih makan ikan, kuda tunggang, motor cross anak-anak, dan odong-odong. Dengan tarif retribusi Rp 3000,- untuk memasuki Tandon Ciater, ini sangat sangat murah dan banyak manfaatnya.


Dari liburan kali ini, bertambah lagi stimulasi bocilku, dia yang tadinya takut menunggang kuda sendiri jadi berani karena lihat teman ceweknya naik kuda, lalu teman sesama cowok yang satu lagi tidak berani dan memilih untuk kabur haha. Kami para orang tua terhibur dengan melihat tingkah polah anak-anak yang bikin gemas dan lucu.


Tuh kan, stimulasi anak untuk merangsang motoriknya bisa kita lakukan dengan mudah tanpa memaksa anak untuk berani atau harus bisa, biarkanlah anak yang memilih mau atau tidak, seperti yang saya lakukan sama bocil tidak pernah memaksa hal apapun, kami hanya memberi penjelasan dan memberi pengertian saja.

Mengajak anak bermain diluar itu menyenangkan bukan? Selain menerapkan kebersamaan juga membangun rasa percaya diri dan bersosialisasi karena banyak bertemu orang.


Tandon Ciater ini sangat layak dijadikan tempat wisata di Tangerang Selatan, tempatnya bersih dan menurut saya bisa dijadikan tempat wisata edukasi, dimana para orang tua bisa menfajak anak-anak nya ke Tandon Ciater, untuk wisata ngasih makan ikan yang secara tidak langsung mengajarkan anak untuk menyayangi sesama makhluk hidup, lalu berkuda untuk mengajarkan anak untuk berani, terus motor cross untuk melatih skill.

Namun yang saya sayangkan, masih banyak pengunjung yang membuang sampah sembarangan, bekas bungkus-bungkus pelet untuk pakan ikan dibuang begitu saja ke setu, haruskah ada peringatan bertuliskan dilarang buang sampah? Inilah masyarakat kita, ada tulisan peringatan saja sering dilanggar apalagi tidak ada tulisan, padahal kalau bersih kita juga yang menikmatinya.


Untuk kesemuanya menurut saya Tandon Ciater ini cukup baik perawatannya, karena tidak sembarangan yang jualan masuk arena ini, karena ada foodcort pas pintu masuk, hal ini baik menurut saya karena bisa mengurangi sampah dari bekas makanan dan satu lagi masukan dari saya agar arena motor cross tidak disatu kan dengan para pejalan kaki hal ini cukup mengganggu bagi pejalan kaki terlebih seperti kami yang membawa anak-anak batita/balita jadi tidak tenang. Selebih nya tempat wisata Tandon Ciater ini oke punya, dan menjadi salah satu tempat wisata di Tangerang Selatan yang banyak pengunjungnya.

Yuk ah sadar diri untuk menjaga kebersihan lingkungan dimana pun kita berada, khususnya jika kita sedang berada di tempat wisata, jangan cemari dengan sampah ya karena dengan apa yang kita lakukan (tidak merusak alam) berarti kita ikut melestarikan supaya hasilnya bisa dinikmati oleh anak cucu kita.

Agustus 13, 2017

Mau Jual Mobil Dalam Waktu 24 Jam? Ke Carsome Saja

Mobil adalah salah satu asset yang bisa kita andalkan, dimana jenis barang yang satu ini pasti akan selalu ada peminatnya. Jual beli kendaraan merupakan hal yang tidak terpisahkan dalam kehidupan kita, terlebih dalam hal menjual, saya yakin semua orang pasti pernah mengalami, entah alasan karena butuh uang atau memang hobi gonta ganti mobil.

Perkembangan otomotif yang begitu pesat, mendorong masyarakat untuk menjadikan mobil sebagai kebutuhan primer, dimana semua aktivitas keseharian sudah pasti membutuhkan yang namanya kendaraan/mobil untuk sarana transportasi. Untuk itu tidak pungkiri kalau misalnya mau jual mobil karena ingin ganti dengan keluaran terbaru sedangkan mobil lama memenuhi tempat di rumah, nah solusinya kita jual mobil dong ya, ada sebagian yang malas jual mobil karena berbagai alasan misalnya malas basi basi karena tawar menawar yang alot dan lain sebagainya.

Jual mobil bekas menurut saya gampang-gampang susah, selain soal harga terkadang banyak yang tidak kita pahami dari kondisi mobil yang mau di jual, pembeli tahunya mobil bekas jadi harga bisa dibanting murah, padahal kondisi mesinnya masih bagus, nah kalau gitu kejadiannya kan gak ada penjamin yang menjelaskan kalau mobil ini sudah di tes beberapa tahap hingga memiliki harga jual yang sesuai.

Nah, kebetulan di GIIAS 2017 kemarin ada booth Carsome "Jual Mobil Anda Dalam Waktu 24 Jam", saya penasaran dong, lalu mampir lah ke booth carsome yang disambut dengan maskot nya yang bernama Pak Samsul.


Carsome Indonesia merupakan platform penjualan mobil bekas si Indonesia, konsep yang ditawarkan Carsome menjadi daya tarik tersendiri di Indonesia, karena tidak hanya memberikan kemudahan, namun juga jaminan keamanan menjadi faktor utama penjualan mobil bekas.

Carsome mengusung konsep system C2B (customer to bussiness) dengan penawaran terbaik dan kepastian pembayaran, aman, cepat, mudah dan 100 persen gratis. Jika anda ingin menjual mobil dalam waktu 24 jam, cukup isi data di www.carsome.id

Ada hal unik yang menarik perhatian saya dari carsome ini, salah satunya kita (penjual mobil) bisa memantau harga, hingga kita bisa mendapatkan harga terbaik dari sekian penawaran yang diberikan oleh dealer-dealer yang bekerjasama dengan carsome.

Bagaimana cara menjual?

  • 2 Menit
     Lengkapi informasi data mobil anda dan      atur jadwal inpeksi ketika Carsome                menghubungi anda
  • 30 Menit 
     Tim Carsome akan mengunjungi lokasi          sesuai jadwal untuk melakukan inpeksi
  • 3 Jam
     Dapatkan penawaran terbaik dari 200         dealer rekanan Carsome di Jabodetabek
  • 1 Jam
      Tim Carsome akan mendampingi anda         saat bertransaksi, pasti aman dan cepat         beres.

Aku yang mendengar penjelasan di booth Carsome mangut-mangut karena ada ya jasa penjualan mobil bekas yang dalam 24 jam mobil laku, ini membantu lho secara kita tidak buang waktu untuk menunggu konsumen membeli karena biasanya tarik ulur harga hingga ketidak pastian mobil laku cepat terjual terkadang membutuhkan kesabaran.

Mau jual mobil dalam waktu 24 jam? Ke Carsome saja. Carsome Indonesia hadir sejak  tahun 2016, merupakan perkembangan baru setelah sebelumnya hadir di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Carsome Indonesia didukung lebih dari 150 dealer rekanan terpercaya, memfokuskan layanan di area Jabodetabek, dan terus berkembang mengikuti kebutuhan sirkulasi otomotif di Indonesia.

Foto by Tirto.id
Pantesan ya kalau ada pameran otomotif seperti halnya Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) selalu banyak pengunjung, dan pada hari biasa pun mengular antrian di tiket box nya, itu artinya pangsa pasar otomotif sangat berkembang pesat karena banyak peminatnya, sesuai dengan tema GIIAS 2017 "Rise of the Future Mobility".