Sosialisasi Ke Tetangga Bersama Wipol Aksi Anti Kuman

Sumber : Wipol
Keseharian saya sebagai emak-emak yang sangat begitu memperhatikan dan menjaga kebersihan dilingkungan rumah. Rasanya tidak ada habisnya untuk membersihkan rumah, setiap detik dan menit kuman yang terbawa oleh tiupan angin atau bahkan debu yang melekat pada badan dan pakaian ketika kita beraktifitas diluar. Sehabis aktifitas diluar sering saya rasakan tidak nyaman ketika kembali memasuki rumah, rasa was-was karena debu yang menempel pada badan dan pakaian mampir ke rumah kita.

 
Gerakan Aksi Anti Kuman | Sosialisasi Tetangga
Berbagai kuman dan bakteri tanpa kita sadari ada disekeliling kita, yang terlihat tampak bersih tidak menjamin bebas kuman. Banyak hal yang tidak kita sadari, kurangnya memperhatikan kebersihan yang sering kita jamah melalui kontak tangan seperi gagang pintu yang terlihat kinclong padahal begitu banyak kuman, bagaimana tidak jika dipikir secara logika, gagang pintu yang banyak dijamah orang dengan tangan-tangan mereka yang belum tentu bersih, bisa saja dari tangan yang berkeringat apalagi jika ditempat keramaian seperti ditoilet umum, ih tidak kebayang bukan?

Bagi pemilik mall atau restoran dan masyarakat umum penting nih untuk memberikan arahan buat para petugas kebersihannya untuk lebih memperhatikan kebersihan sampai hal terkecilpun, seperti rutin membersihkan wastafel, kran air, closet, gagang pintu dan lantai dengan pembersih yang benar-benar anti kuman seperti wipol. Kenapa harus wipol? Karena Wipol mengandung disinfektan yang dapat membunuh kuman (bakteri berbahaya, virus atau jamur). Bersih dan higienis merupakan modal awal untuk hidup sehat, dimulai dari lingkungan rumah sendiri kita dapat menerapkan kesadaran tentang bahaya penyebaran kuman yang bisa menimbulkan penyakit dengan memulai gerakan aksi anti kuman dengan menggunakan wipol.

Aksi Anti Kuman |@sipeqi
Semenjak berumah tangga, keputusan yang saya ambil untuk memilih sahabat untuk melengkapi dan membantu saya dalam hal memberantas kuman yaitu dengan memilih wipol. Alasan kenapa saya pilih wipol, jujur dulu saya sangat suka dengan ketajaman bau harumnya khas wipol, ketika menghirup baunya seperti memberi refresh pada mata dan otak dengan sugesti seperti berada dilembah pinus yang hijau dan segar. 

Sebagai ibu rumah tangga yang aktif di sosial media, tentu sangat mudah untuk mendapatkan informasi baik sumber googling bahkan mendapat undangan langsung untuk menghadiri diskusi, seminar atau launching produk. Ya semua itu penting bagi saya yang tidak hanya sekedar untuk duduk dan mendengarkan, tetapi ilmu yang saya dapat bisa disebarluaskan ke publik. Seperti beberapa minggu yang lalu ketika saya menghadiri WIPOL TINGKATKAN KESADARAN TERHADAP BAHAYA KUMAN MELALUI AKSI ANTI KUMAN .

Berbenturan dengan brand yang saya pakai, tentu saya sangat tertarik dengan undangan ini. Benar saja ketika saya mendengarkan paparan tentang bakteri dan kuman yang disampaikan oleh para narasumber yang hadir pada saat itu, menambah ilmu betapa pentingnya menjaga kebersihan rumah dan peralatan pembersih rumah seperti kain pel, spons cuci piring yang harus dibersihkan dan dikeringkan setelah pemakaian, karena perkembangan bakteri bisa berkembang pesat ditempat yang lembab dan basah.

By Pribadi
Dalam acara Wipol Aksi Anti Kuman, saya jadi tahu tentang apa itu disinfektan :

  • Disinfekatan adalah produk yang dapat membunuh kuman (bakteri berbahaya, virus dan jamur)
  • Bagaimana cara  mengetahui produk mengandung disinfektan? Kita bisa melihat kemasan yang akan mencantumkan disinfektan atau membunuh kuman/bakteri
  • Lalu, Bagaimana cara menggunakan disinfektan dengan benar? Disinfektan akan membunuh kuman secara efektif jika digunakan pada dosis yang dianjurkan pada cara pakai produk. Jika dosis dikurangi, maka ada kemungkinan kuman tidak berkembang biak namun mati.
  • Diarea mana saja yang perlu menggunakan disinfektan? Pada area yang beresiko sebagai tempat berkembang biaknya penyakit, penyebaran penyakit, dan area yang sering disentuh oleh tangan
  • Berapapa lama disinfektan akan bertahan? Permukaan kering akan cenderung tetap higienis selama belum terkontaminasi (belum ada benda dari luar yang masuk, missal sepatu yang masuk ke lantai. Jika permukaan lembab atau basahmaka kuman yang tertinggal dapat berkembang biak dalam beberapa jam.
Untuk itu, dimusim penghujan lalu, Wipol Aksi Anti Kuman menggelar kegiatan membantu dan mengedukasi masyarakat dengan megadakan inspeksi mendadak (sidak) ke 1.000 rumah tangga di pemukiman padat penduduk melalui sosialisasi bagaimana cara membersihkan rumah dan peralatan rumah tangga  bersih dan sehat. Saat Jakarta dilanda musibah banjir, Wipol memberikan penyuluhan dan bantu membersihkan 13 posko bencana banjir serta mengadakan penyuluhan, edukasi perawatan rumah bersih sehat selama 21 hari dengan bina suasana di 10 Puskesmas dan wipol juga membantu basmi kuman di 2.100 rumah korban banjir, melakukan penyemprotan Wipol di 12 jalan umum dan konsultasi kesehatan gratis kepada2.10 warga korban banjir di 12 titik. 

Berdasarkan hasil pengukuran dampak selama sebulan gerakan Wipol Aksi Anti Kuman bantu mengurangi hingga 70% kasus penyakit dari tiga bulan terakhir, ungkap Pak Haekal

Rendahnya kesadaran penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)menjadi salah satu faktor yang tidak dapat dipisahkan dari banjir awal tahun 2014, tercatat sebanyak 43.602 pengungsi, sejumlah 40.360 orang terserang penyakit serta 15 orang meninggal dunia di Jakarta, tentunya banyak faktor yang menyebabkan banjir serta berbagai penyakit yang menyertainya.

Desain Tonk Sampah | Bersih Nyok | Sumber: Wipol
Ada satu hal lagi bagian dari rangkaian kegiatan yang dapat membantu masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, Wipol dan Komunitas Bersih Nyok! juga akan menyediakan beberapa tempat sampah  dan papan informasi. dr.Amalia Lalita Drijono, SpKK, selaku penggagas Komunitas Bersih Nyok! menyampaikan "Setelah melalui serangkaian kegiatan edukasi melalui gerakan Wipol Aksi Anti Kuman, masyarakat juga harus  didukung dengan fasilitas yang dapat memudahkan mereka dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat.

Slogan | Bersih Nyok

Bersih Nyok! dan Wipol akan menyediakan papan informasi yang atraktif dibeberapa puskesmas untuk terus mengingatkan masyarakat, akan disediakan sebanyak 40 tempat sampah hasil kreasi desain unik dibeberapa pemukiman sehingga  mampu menarik perhatian masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Hmmm ide yang cemerlang bukan? dengan disediakannya tempat sampah yang unik tentu akan menarik perhatian dan secara tidak langsung akan menyadarkan kita untuk tidak sembarangan buang sampah.   

Team Aksi Anti Kuman Wipol sedang Mengedukasi warga Korban Banjir | Sumber: Pribadi

Rangkaian kampanye Wipol Aksi Anti Kuman ini berhasil terlaksana dengan menggunakan 10 ton Wipol dari berbagai variannya yaitu Wipol Karbol dan Wipol Ultra Protection yang memiliki bahan aktif anti kuman untuk membunuh 99% kuman di lantai dan menjadikan ruangan bersih, higienis, harum, dan segar lebih lama.

Team Wipol Aksi Anti Kuman sedang Menyemprot wifol Untuk Membasmi kuman | Sumber:Pribadi
Dalam keseharian kita, tentu masih banyak cara yang salah dalam memberlakukan pola hidup sehat, hidup sehat tidak hanya didukung oleh kebersihan dalam diri saja, akan tetapi peralatan rumah tangga yang sering kontak melalui tangan sering kita abaikan, seperti misalnya spons cuci piring yang dibiarkan terendam dalam cairan sabun karena sayang jika masih ada sisa sabun dibuang begitu saja, terus jika ada anggota keluarga yang muntah kemudian lap bekas membersihkan muntah tersebut cukup kita bilas saja dan ternyata itu salah, ada baiknya lap tersebut dibuang karena banyak mengandung kuman, lalu ini yang sering kita sepelekan, yaitu lap tangan atau serbet yang menggantung dekat dengan wastafel dirumah kita.

Jutaan kuman bersarang di rumah, tahukah anda? 

  1. Air pipa pada wastafel mengandung setidaknya satu juta mikroba per mil
  2. Sebuah serbet dapat berisi hingga seratus juta bakteri per cm2
  3. Lantai mungkin mengandung 100 atau lebih bakteri per 25 cm2
Wuih begitu dahsyat perkembangan bakteri yang tidak bisa kita lihat secara kasat mata, wipol benar-benar memberikan saya kesadaran tentang bahayanya kuman yang ada disekitar rumah, dengan melakukan hal terkecil tetapi akan berdampak besar bagi kesehatan kita. Menjaga lebih baik daripada mengobati, tidak ada ruginya jika kita bijak dalam menggunakan brand yang kita pakai seperti wipol yang diproduksi oleh PT.Unilever Indonesia Tbk.

Sebuah perusahaan yang mempunyai tanggung jawab sosial Unilever Indonesia menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang luas. Keempat pilar program Unilever yang mencakup Lingkungan, Nutrisi, Higiene dan Pertanian Berkelanjutan Sumber: unilever.co.id . 

Sejalan dengan misi dan visi Unilever, sebagai blogger tentunya wajib mendukung program ini. Hidup bertetangga saya manfaatkan untuk berbagi ilmu dan member informasi yang saya dapat, karena tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama seperti saya misalnya mudahnya mendapat informasi yang berkaitan dengan kesehatan seperti yang telah saya tulis diatas.

Ketika mendapat godie bag dari acara Wipol baru-baru ini, saya membiasakan diri untuk berbagi serta menjelaskan manfaat produk tersebut, tidak ada ruginya kan? Disamping mendapat jalinan silaturahim yang kuat tentu pahala dari berbagi ilmu saya dapat.

Benar saya, ketika saya member informasi pada Bu Erni bahwa kuman juga bisa bersarang pada wastafel dan keran air, lho koq bisa mba kan ini sering saya bersihkan sama air, iya bu yang terlihat bersih belum tentu bebas kuman, bahkan waktu kita mengepel lantai pun kalau tidak pakai disifektan seperti wipol tidak menjamin bebas kuman, ungkap saya memberi penjelasan seperti narasumber, hahaaa..

Dari aspek sosiologis, saya telah melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam individu lain disekitar lingkungan tetangga dan keluarga untuk mewujudkan  (healthy people) yang akan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Bahagia itu indah, saat kita bisa berbagi dalam hal dan sekecil apapun bentuknya. Kini lingkungan kami jadi bersih dan sehat serta bebas kuman berkat wipol.  Dan ini bentuk kepedulian saya tentang bahayanya kuman dengan mengadakan sosialisasi ke tetangga bersama Wipol Tingkatkan Kesadaran Terhadap Bahaya Kuman Melalui Aksi Anti Kuman.***

9 komentar:

  1. Wipol sepanjang masa ya mb
    btw itu boleh dipraktekkan dirumahku gosok2 lantai wipolnya..diperbolehkan ^^hihj

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba dari jaman dulu Wipol memang TOP :D Boleehh mbak, perlu sosialisasi lg nih :)

      Hapus
  2. hahhaaa..itu aksi @sipeqi mantabs..

    Ayo ahh..Aksi Anti Kuman..
    bersih..bersih..

    BalasHapus
  3. Sekalian dong teh rumahku :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siaapp..wah bnyk orderan nih :D

      Hapus
  4. gambar ke-3 itu saya sangat yakin kalo dia "Bintang Iklan"
    dengan pose yg sangat propesional menawan bohai dan geboy membahana cetar halilintar

    BalasHapus
  5. saya lagi nyari pembersih kamar mandi yang oke, patut dicoba ni mak.. makasih sudah berbagi ya,. oya ini buat lomba blog atau review artikel?

    BalasHapus
  6. Wipol memang produk unggulan buat masalah kebersihan, untuk karbol produk ini yg rekomen

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.