Air dari Sisi yang Berbeda

Ilustrasi Air | sumber intisarionline

Air merupakan hal yang paling penting untuk kebutuhan kita, namun apa jadinya jika kita tidak memelihara air supaya tetap bersih dan terjaga. Awal tahun 2013 ini, bagi sebagian warga di sejumlah daerah tidak hanya di wilayah DKI saja yang rutin setiap tahunnnya mengalami banjir. Air yang semestinya menjadi sahabat buat makhluk hidup yang ada di bumi namun ketika musim penghujan datang air merupakan musuh bagi mereka yang berlangganan tinggal di daerah rawan banjir.

Kita tidak pernah sadar tentang menjaga lingkungan, kurangnya sosialisasi dengan terus menjaga sumber mata air dengan cara membuat sumber resapan air, tidak membuang sampah ke kali serta mempergunakan air bersih dengan tepat dan efisien. Berbagai dampak dari kurangnya kesadaran kita tentang air bersih sehingga menimbulkan beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas air, penyakit yang ditimbulkan dari air yang tidak bersih akan menimbulkan diare, typus, laptospirosis yang disebabkan oleh cairan urin yang keluar dari tikus yang mengandung virus dan bisa masuk ketubuh kita dan dapat menyerang ke otak sehingga menimbulkan menisitis. Penyakit kulit dan masih banyak lagi. Kebutuhan air bersih tidak hanya untuk minum saja, tetapi untuk mandi juga harus menggunakan air bersih karena kuman bisa masuk melalui luka yang ada dikulit kita.



Jika banjir melanda, kita bernyanyi-nyanyi rebut menyalahkan pemerintah tanpa disadari kita juga tidak ikut bersama-sama untuk menjaga lingkungan kita. Hal yang paling utama sebenarnya tidak sulit TIDAK MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN itu yang menjadi pokok permasalahannya, mungkin alasan mereka ada yang tepat juga, karena di sebagian wilayah khususnya di pedesaan untuk fasilitas bak atau pembuangan sampah warga tidak ada, sehingga mungkin mereka alternatifnya membuang sampah ke sungai, namun ada juga yang membakarnya dan ini sangat berdampak pada struktur tanah dan bisa juga akan mempengaruhi kualitas air tanah dan lingkungan, karena melalui asap pembakaran sampah yang kita hirup akan menyebabkan pernafasan kita terganggu dan dapat menimbulkan kanker lewat udara dari abu sisa pembakaran sampah.

Ini merupakan PR besar bagi pemerintah setempat, tolong bangun tempat pembuangan sampah warga yang belum difasilitasi, bukankah suatu program akan terlaksana jika kedua belah pihak saling mendukung? Warga juga di harapkan secara kompak bersatu untuk mementingkan adanya bak atau pembuangan sampah disetiap RT/RW hal ini mungkin akan membantu sehingga tidak ada lagi alasan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kebutuhan air sangat mutlak bagi kehidupan, jangan sampai air menjadi musuh kita disaat air bersih  tercemar oleh lingkungan akibat ulah kita.

Pelatihan Daur Ulang | Poly Sekar Asri Depok

Ruang Terbuka Hijau, ini juga merupakan hal yang terpenting dimana ruang ini bisa menjadi sumber resapan air dan sumber oksigen yang dihasilkan melalui tumbuhan.  Pengalaman saya melalui Pelatihan Daur Ulang Sampah menginspirasi daerah tersebut, dimana warga setempat bergotong royong dan bersama-sama sadar lingkungan, mereka mengumpulkan dan memisahkan sampah organikdan non organik utuk sampah non organik seperti bungkus bekas kopi, minyak goreng, detergent mereka bisa kumpulkan dibalai latihan yang dibangun mereka secara bersama-sama dan tempat ini mereka sebut dengan Bank sampah, sampah non organik ini bisa kita buat Hand Made yang cantik dan kreatif.

Kerajinan Daur Ulang Sampah
Kompos & Biopoly
 
Sedangkan sampah organik seperti sampah dari dapur misalnya sisa dari sayuran yang tidak terpakai atau daun dan ranting yang berasal dari halaman mereka untuk dijadikan pupuk kompos, kebayakan dari kita sampah yang berasal dari pohon itu di biarkan kering terlebih dahulu untuk kemudian di bakar, tetapi jika kita sadar tentang bahayanya membakar sampah apalagi sampah dari pohon. Para warga ini padahal orang sibuk semua tidak ada waktu banyak di rumah, tetapi warga setempat mempekerjakan orang yang tidak bekerja untuk mengelola tempat pelatihan. Yang mengelola tempat pelatihan ini mendapat gaji dari hasil penjualan pupuk kompos dan kerajinan daur ulang sampah.


Membuat Kertas Daur Ulang

Tidak hanya pengelolaan sampah juga, warga juga setiap hari libur mengadakan pertemuan dan pelatihan untuk warga sekitar dan para warga ini juga menanam bibit pohon tanaman hias dan sayuran organik yang bebas dari bahan kimia. Sungguh inspiratif bukan? Andai di sejumlah wilayah juga mengadakan hal serupa mungkin ini akan membantu pelestarian lingkungan. Jika lingkungan yang kita pijak baik keadaannya, kualitas air juga akan sangat berpengaruh. Satu kali mendayung dua pulau terlampaui, disatu sisi lain kita turut serta memelihara lingkungan dan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan. Saya siap membantu jika ada yang membutuhkan tenaga saya untuk mensosialisasikan pengolahan daur ulang sampah sebagai instruktur pelatihan Hand Made.

Dimulai dari sekarang, kita harus gerak cepat menjaga lingkungan sekitar, jangan tunggu alam ini semakin murka karena ulah kita. Jika semua ekosistem yang ada dibumi ini hancur, maka kita  juga harus bersiap-siap menanggung dengan berbagai resikonya. Hukum alam sangat berlaku, jika kita ramah terhadap alam, alam juga akan memperlakukan kita dengan baik.  Apa yang kita tanam akan sesuai dengan hasil yang kita petik.




2 komentar:

  1. setuju...
    kalo bukan kita sebagai manusia yang memiliki akal dan perasaan lalu siapa lagi yang harus memulainya dari sekarang untuk lebih perduli dengan alam ini agar bisa terus dinikmati untuk generasi berikutnya??

    BalasHapus
  2. Kita harus ambil andil juga dalam masalah banjir yang melanda dimanapun berada dengan langkah membuang sampah dengan tepat termasuk mengelolanya agar sampah tak merugikan tapi justru bisa menguntungkan.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.