Postingan

Masa Kecil Yang Selalu Kurindu

Gambar
Sumber foto: Merdeka.com Semakin usia semakin kesini, bayangan masa kecil tak pernah luput dari ingatan, entah itu saat sedih atau saat bahagia, semua terangkum rapih dalam memori ingatan dan akan muncul ketika rasa rindu  sama kampung halaman, orang terdekat dan kehidupan dulu yang penuh warna. Terlahir dari keluarga sederhana namun memiliki masa kecil yang bahagia dimana aku tumbuh dan besar dilingkungan dengan banyak teman-teman seusia dan kami bermain diluar dengan hingar bingar teriakan yang bikin pusing orang dewasa, ya kenapa aku bilang gini karena sekarang aku merasakan kalau ada segerombolan anak ke kecil sedang main siap-siap naik darah karena harus menahan kebisingan. Banyaknya permainan saat itu membuat anak-anak jaman dulu tidak mati gaya, ada permainan petak umpet, main karet (loncat tinggi/simse/jebred), jeblag panto, kobak, mobil-mobilan yang ditarik pakai rapia (biarpun cewek tapi maskulin loh haha), anyangan bala (main pasar-pasaran yang melibatkan berbagai macam tana

Hidden Gem Tersembunyi Di Cisauk

Gambar
Pintu Masuk Taman Jasmine Sudah menjadi rutinitas mingguan kalau libur harus keluar kandang alias jalan tidak harus melulu ke tempat yang bikin kantong bolong yang terpenting cari suasana lain supaya tidak penat alias gabut,ya kan? Hehe.  Karena sudah sering keluar dan hampir semua tempat sudah dikunjungi otomatis selalu terjebak pada situasi bingung mau kemana belum lagi kalau sudah bertemu dengan ide yang tidak sejalan, aku pengennya kemana sibocah maunya kemana alhasil suka mengundang mood yang gak jelas bahkan berujung tidak jadi nya jalan.  Tapi kalau misal ada tempat baru, kita bisa sejalan dan bebas tanpa hambatan jadi perjalanan pun tentu menyenangkan. Seperti salah satu nya nih saat beberapa waktu lalu ketika menemukan info ada tempat yang boleh juga buat wisata keluarga dan ramah kantong karena tempatnya masih free alias gratis karena belum Launching.  Taman Jasmine, berada kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang, meskipun tempatnya tersembunyi, namun mudah dijangkau baik dengan

Siti Salamah Pejuang Kaum Urban Di Tengah Gempuran Covid-19

Gambar
  Sumber foto: National Geographic Indonesia Sampah, permasalahan yang sulit terpecahkan dan bahkan seolah tidak ada habisnya untuk dibahas. Bayangkan saja setiap hari kita menyumbang sampah dan itu artinya ikut bersumbangsih membuat tumpukan sampah yang lama kelamaan akan menggunung. Selalu membayangkan kemana perginya sampah setelah berada di penampungan akhir, akan kah sampah-sampah itu tetap menggunung atau diolah atau terurai dengan sendirinya? Kalau terurai dengan sendirinya tentu tidak mungkin ya karena sampah di penampungan akhir itu semua tercampur antara sampah organik dan anorganik. Tahu kan kalau sampah anorganik seperti sampah plastik itu butuh ratusan tahun untuk terurai, astagfirullah banyak banget ya dosa kita sudah mencemari bumi dengan ulah kita yang tidak memilah sampah. Efeknya sekarang yang kita rasakan bumi semakin panas dan polusi udara sedang merajalela. Saling menyalahkan tentu tidak akan menghasilkan solusi, yang harus kita sadari adalah sampah bukan hanya

Sinar Mas Land Mengembangkan Kawasan Livable City

Gambar
Kawasan BSD City yang dikembangkan Sinar Mas Land| Photo Pribadi  " BSD City menerapkan konsep Kota Layak Huni ( Livable City ) dimana masyarakat dapat hidup nyaman dan tenang dalam suatu kota" Semenjak pindah rumah sekitar BSD City, otomatis selalu melewati kawasan kota mandiri BSD City yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land. Jarak tempuh yang lumayan menurutku tapi tidak pernah bosan apalagi merasa lelah saat melintas di sekitar BSD, entah kenapa dari dulu memang suka dengan lingkungan sekitar BSD yang selalu mengedepankan konsep green apalagi saat ini menerapkan konsep Livable City .  Bermula dari pindahan rumah ceritanya si kecil mengamati sekitar saat melewati kawasan BSD, dia sangat menikmati pemandangan kala itu, dari situ dia jatuh hati pada lingkungan sekitar yang sejuk, bersih dan rindang dengan hijaunya pepohonan. Rupanya sepanjang jalan dia berimajinasi katanya nanti kalau sudah besar dan berpenghasilan mau beli rumah di BSD karena sejuk dan banyak pohon jadi Ren

Amartha Mendorong UMKM Untuk Siap Bersaing Di Pasar Global

Gambar
Sumber foto: senirupaikj.ac.id Tuntutan kebutuhan hidup yang semakin meningkat, naiknya harga kebutuhan yang selalu tidak serta merta diiringi dengan kenaikan gaji membuat kita para perempuan jomplang dan tidak jarang menimbulkan stres memikirkan bagaimana caranya bertahan hidup dengan penghasilan yang pas-pasan bahkan sering besar pasak daripada tiang. Belum lagi biaya sekolah yang setiap tahun mengalami peningkatan, rasanya tidak bisa dengan hanya mengandalkan gaji dari suami saja, untuk bisa mendapatkan uang lebih tentu kita harus memutar otak untuk mencari penghasilan tambahan dari selain gaji. Kesetaraan gender di jaman sekarang sudah tidak menempatkan mana tugas laki laki dan perempuan, semua mempunyai hak yang sama untuk memilih jalan hidupnya dalam hal bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.  Berwirausaha, iya di jaman modern ini banyak pilihan untuk bagaimana caranya memulai usaha dengan pinjaman modal yang tidak ribet. Era digital yang semakin menunjang mobilitas kaum perempu

Staycation Seru Di The Margo Hotel

Gambar
Margo Hotel Libur tlah tiba, libur tlah tiba.... Hore.. Hore.. Horeee... Mungkin begitu ya isi hati anak-anak yang selalu exited menyambut liburan sekolah, pun dengan orang tuanya termasuk saya yang senang kalau libur sekolah. Karena kita bisa refresh dari rutinitas yang lumayan menguras tenaga dan pikiran. Mesin saja ada kalanya harus istirahat dan perawatan luar dalam bukan? Apalagi kita sebagai manusia, istirahat sejenak dari rutinitas dan menyenangkan diri sendiri itu sangat penting sebagai tanda terimakasih kita pada diri sendiri karena sudah bekerjasama dengan baik dalam menjalani hidup. Banyak berbagai cara untuk merefresh dari rutinitas harian, kira bisa healing ke tempat yang menawarkan pemandangan yang indah atau staycation di hotel yang tidak hanya membuat kita senang tapi anak-anak pun merasa senang. Seperti liburan kali ini, aku dan keluarga kecilku memilih staycation di hotel yang ramah anak, yess Margo Hotel pilihan kami. Tidak susah jaman sekarang untuk mencari informas

Pengalaman Staycation Di Apartemen

Gambar
Seperti biasa kalau mood lagi gak jelas serasa pengin tinggal ditempat yang sunyi tapi tidak di hutan atau di desa karena kalau kesana itu butuh waktu yang tidak sedikit alias harus libur panjang. Beruntung tinggal di daerah yang mudah terfasilitasi oleh akses tempat wisata, penginapan dan apartemen yang bisa dijadikan solusi untuk tempat rehat sejenak dari rutinas yang bikin penat. Apartemen menjadi salah satu pilihan saya untuk tempat menyepi, tempatnya di perkotaan tapi tidak bising dan view nya pun lumayan segar karena sejauh mata memandang tersaji hijaunya pepohonan yang rindang. Jika malam tiba pun suasana dari dalam kaca jendela pun terlihat dengan ramai oleh kerap kerlipnya lampu kota yang menurutku menjadi ketertarikan tersendiri menikmati indahnya pemandangan kota diketinggian lantai 17. Pemandangan sore hari Dari ketinggian lantai 17 sudah terasa oleng ketika berada di lift apalagi lantai 30an, karena tadinya kami ditawarin di lantai 30an tapi dengan pertimbangan satu dan la