Langsung ke konten utama

Ngobrol Santai Bareng MPR RI, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan


"Presiden bertanggung jawab sama siapa?"

Seketika hening dalam satu ruangan yang penuh dengan Peserta gathering warganet bersama MPR RI. Yuhu... Kehormatan sekali bisa diundang gathering warganet ngobrol bareng MPR RI. Perkiraan acaranya bakalan formal duduk serius mengingat ini acara bersama petinggi MPR RI tapi ternyata acaranya santai banget seperti ngopi bareng keluarga.

Ngobrol bareng MPR RI yang dihadiri oleh wakil ketua MPR Bpk H. Jazilul Fawaid SQ, MA lalu ada Ibu Siti Fauziah selaku Biro Humas SetJen MPR RI dan Bpk Muhammad Rizal sekalu Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Sekretariat Jendral MPR RI dan dipandu oleh MC Mba Mira Sahid dan Mba Lia.


Salah satu kenapa saya sangat tertarik untuk datang ke acara ini selain pengin ketemu langsung sama para petinggi MPR RI juga acara ini mengingatkan saya kembali pada pelajaran PMP dulu. Ketika Pak Jazijul Fawaid melontarkan beberapa pertanyaan tak jarang para peserta termasuk saya agak clingak clinguk mau jawab takut salah dan benar saja salah hahha karena lain dulu lain sekarang ada beberapa yang mengalami perubahan.

Tuh kan jadi tambah ilmu lagi, benar-benar acara gathering ini seperti belajar yang dikemas dengan santai. Era milenial, ya beruntung sekali bisa merasakan jaman ini dimana para wakil rakyat dekat dengan rakyat dan tidak segan meminta ide, saran dan kritik atas kinerja MPR RI.

Tema nya menarik untuk disimak, warga diharapkan mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan yaitu:
Pancasila
Undang-Undang Dasar 1945
NKRI
Bhineka Tinggal Ika

Selain itu juga dengan maraknya berita hoax yang menyebabkan mudahnya terjadi perpecahan untuk itu diharapkan juga untuk tidak menyebar konten di media sosial yang belum tahu keberannnya, bijak untuk menggunakan sosial media sesuai dengan falsafah pancasila.
Foto:@dian_anthie

Kembali ke ngobrol bareng

Semakin larut ngobrol pun semakin asyik karena suasana tidak boring dan kaku. Dan memang seharusnya wakil rakyat itu bisa merakyat dan dekat dengan rakyat. Disela ngobrol santai selalu ada ada pertanyaan dan saya jadi tahu kalau besaran angka yang dikeluarkan untuk pengeluaran Pemilu mencapai 24 Triliun, Wouw angka yang fantastis ya.

Foto:@mirasahid

Kurang lebih dua jam kami ngobrol santai, waktu yang sangat singkat padahal menarik sekali untuk disimak. Karena keterbatasan waktu, acara pun ditutup dengan harapan seluruh masyarakat Indonesia ikut mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan. ***



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Budaya Batak Yang Unik Dan Beragam Di Wedding Batak Exhibition 2024

Wedding Batak Exhibition 2024 Indonesia dengan keberagaman adat dan budaya menjadikan aku sebagai Bangsa Indonesia yang bangga bisa tinggal di negara yang kaya dengan adat dan budaya. Kagum akan semua kebudayaan dan sangat tertarik ingin mempelajarinya, tak terkecuali budaya Batak sebagai suku leluhur keluargaku yang semuanya belum aku pahami, karena opung doli yang kami cinta sudah berpulang lebih dahulu pada waktu aku masih kecil, jadi tidak sempat belajar dan tanya jawab, hehe. Batak, yang menurut banyak orang di cap dengan watak keras dan nada bicara yang tinggi seolah menggambarkan orang Batak itu "galak", padahal tidak demikian, pernah dengar sejarahnya kenapa orang Batak kalau berbicara nadanya tinggi itu karena jaman dahulunya kan mereka hidup berpencar saling berjauhan dan tinggal di hutan gitu, jadi komunikasinya dengan berteriak jadi terkesan galak. Kalau salah koreksi ya!.  Kembali ke Laptop!  Batak Untuk Indonesia Menyambung dengan event yang digelar di CFD Sarin...

Pagelaran Budaya Batak Wedding Batak Exhibition 2024

  Adat adalah Identitas, adat lebih dahulu ada sebelum Republik Indonesia terbentuk, adat harus dihormati dan dihargai ~ Glenn Fredly  Foto: dokpri Bisa dibayangkan kalau seluruh manusia di dunia hidup tanpa adat dan budaya?, mungkin kehidupan tidak akan mengalami kemajuan teknologi, tidak pintar, zaman akan tetap primitif, tidak ada tarian dan nyanyian khas yang menggambarkan suku tertentu. Indonesia yang kaya dengan adat, budaya dan suku, aku bersyukur menjadi bagian dari negara Republik Indonesia, keberagaman adat budaya yang selalu menarik untuk diulik, rasanya belum semua aku pelajari dan mengenalnya karena terlalu banyak dan beragam. Hidup dilingkungan dari suku Batak, menjadikan aku sangat tertarik dengan adat dan kebudayaan leluhur, setiap apapun itu yang berhubungan dengan adat entah itu ketika sedang ada perayaan pernikahan, kelahiran maupun kematian sudah pasti berbeda antara suku satu dengan suku yang lainnya.  Sedari kecil dibesarkan sama opung doli dan opung...

Selalu Waspada Dari Berbagai Macam Penipuan Online Yang Selalu Mengintai

Dompet digital (e-wallet) pada zaman sekarang ini sepertinya sudah menjadi hal yang krusial, karena  sangat membantu mempermudah urusan financial dengan cepat tanpa ribet. Mau transfer uang, mau bayar IPL tidak harus mengetuk pintu pak RT, mau bayar sekolah tidak harus ke ruang Tata Usaha, bayar listrik gak harus ke PLN  dan mau jajan pun tidak perlu ngubek-ngubek tas cari uang receh, tinggal bayar lewat smartphone, semua langsung beres tanpa buang-buang waktu dan energi. Sesimple itu ya hidup dijaman sekarang. Era digital yang serba cepat dengan segala kemudahannya, tentu ada risiko yang mengintai para penggunanya, semua bisa saja jadi korban tanpa pandang bulu. Semakin canggih teknologi maka semakin tinggi juga permasalahan yang dihadapi. Banyaknya penipuan yang memanfaatkan celah digital semakin sini semakin tinggi kasusnya, karena data pribadi seperti KTP bisa saja disalahgunakan oleh penipu, dan itu bisa berakibat buruk bagi kita. Hal ini menunjukkan betapa rentannya kita...