Langsung ke konten utama

Ekspektasi Tak Sesuai Kenyataan


Dulu waktu belum ada sikecil kalau lagi ke suatu tempat yang banyak wahana permainannya, pikiran suka melayang kemana-mana, salah satunya ingin punya anak biar kalo ada acara yang membolehkan bawa anak pasti seneng deh apalagi ke tempat kaya Dufan dan Ancol misalnya.

Hmm..seiring waktu berjalan, apa yang kita impikan suka menjadi kenyataan makanya jangan pernah takut bermimpi karena itu merupakan salah satu doa. Menginjak tiga tahun usua bocil kami berkesempatan untuk mengunjungi kembali Dufan, kali ini jadi bertiga.

Lama tidak ke Dufan ternyata ada beberapa bagian wahana yang diganti, seperti salah satunya adalah wahana pinguin yang dari dulu selalu gagal memasuku wahana ini karena antreannya selalu mengular, dan ceritanya kemarin waktu ke Dufan, pinguin adalah salah satu yg wajib harus dikunjungi bocil, lama berputar-putar ternyata setelah bertanya kepada salah satu petugas disana katanya sudah diganti, saking kecewanya jadi malas bertanya diganti dengan wahana apa haha

Berhubung bocil masih kecil banget jadi tidak semua wahana bisa dinaikin, bocil cuma ke wahana kuda tunggang putar, bianglala, rumah jahil dan istana boneka, tadinya saya enggan ngajaknya ke istana boneka secara bocil suka gimana gitu kalau ke tempat gelap, pas melihat istana boneka ada jembatan dan perahu barulah bocil mulai tertarik ingin naik perahu dan pikiran ragu karena gelap pun hilang seketika melihat bocil semangat ke istana boneka.



Tiba giliran kami naik perahu nampak wajah bocil gak sabaran naik, karena weekdays jadi antrian tidak terlalu mengular dan duduklah kami dibagian depan, pas lah posisinya buat bocil lihat view istana boneka dengan puas sejauh mata memandang haha.

Didalam Istana Boneka

Pas sudah memasuki lorong yang redup hanya dengan cahaya lampu warna warni yang tidak mencolok sinarnya, bocil sangat menikmati pemandangan disekitar dengab melihat boneka berkarakter yang dibalut busana dari semua propinsi yang ada di Indonesi juga berbagai macam boneka binatang yang bergerak-bergerak, melihat ekspresi bocil kayanya menikmati banget deh, dari awal masuk sampai keluar wahana saya memperhatikan wajahnya yang polos entah apa yang ada dipikirannya ketika melihat banyak boneka-boneka terpampang dan bergerak seperti hidup, sesekali bocil menggerak-gerakkan kepala meniru boneka, ini diluar perkiraan ternyata ekspestasi tak sesuai kenyataan, ternyata bocil sangat menikmati hihi.

Maksa ingin naik Roller Coaster

Asik sih bawa bocil kesini tapi hiks kami gak bisa menikmati kala pengen istirahat sambil nyemil gitu menikmati pemandangan, aneh ya kalau anak kecil kayanya gak merasa cape lari sana lari sini, yang lebih amazingnya bocil maksa minta naik roadcoaster dan tornado, hiks aku aja gak berani dan gak mau meski dibayar juga haha (cemen). Dan kami pun bisa makan tapi itu pun buru-buru kaya yang takut ketinggalan pesawat hiks.

Karena cuaca sudah mau sore dan cuaca cukup mendung lalu kami memutuskan untuk pulang karena sudah cukup cape ngejar-ngejar bocil sampe kelupaan deh wahana 3D padlepop gak tau masih ada atau sudah diganti, seru juga nih kalo bocil nonton petualangan padlepop. Hhhh...kali ini berpetualang bareng bocil ke Dufan seru juga sampe dua hari ni badan masih pegel haha (lebay).

See U Next Trip.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Budaya Batak Yang Unik Dan Beragam Di Wedding Batak Exhibition 2024

Wedding Batak Exhibition 2024 Indonesia dengan keberagaman adat dan budaya menjadikan aku sebagai Bangsa Indonesia yang bangga bisa tinggal di negara yang kaya dengan adat dan budaya. Kagum akan semua kebudayaan dan sangat tertarik ingin mempelajarinya, tak terkecuali budaya Batak sebagai suku leluhur keluargaku yang semuanya belum aku pahami, karena opung doli yang kami cinta sudah berpulang lebih dahulu pada waktu aku masih kecil, jadi tidak sempat belajar dan tanya jawab, hehe. Batak, yang menurut banyak orang di cap dengan watak keras dan nada bicara yang tinggi seolah menggambarkan orang Batak itu "galak", padahal tidak demikian, pernah dengar sejarahnya kenapa orang Batak kalau berbicara nadanya tinggi itu karena jaman dahulunya kan mereka hidup berpencar saling berjauhan dan tinggal di hutan gitu, jadi komunikasinya dengan berteriak jadi terkesan galak. Kalau salah koreksi ya!.  Kembali ke Laptop!  Batak Untuk Indonesia Menyambung dengan event yang digelar di CFD Sarin...

Pagelaran Budaya Batak Wedding Batak Exhibition 2024

  Adat adalah Identitas, adat lebih dahulu ada sebelum Republik Indonesia terbentuk, adat harus dihormati dan dihargai ~ Glenn Fredly  Foto: dokpri Bisa dibayangkan kalau seluruh manusia di dunia hidup tanpa adat dan budaya?, mungkin kehidupan tidak akan mengalami kemajuan teknologi, tidak pintar, zaman akan tetap primitif, tidak ada tarian dan nyanyian khas yang menggambarkan suku tertentu. Indonesia yang kaya dengan adat, budaya dan suku, aku bersyukur menjadi bagian dari negara Republik Indonesia, keberagaman adat budaya yang selalu menarik untuk diulik, rasanya belum semua aku pelajari dan mengenalnya karena terlalu banyak dan beragam. Hidup dilingkungan dari suku Batak, menjadikan aku sangat tertarik dengan adat dan kebudayaan leluhur, setiap apapun itu yang berhubungan dengan adat entah itu ketika sedang ada perayaan pernikahan, kelahiran maupun kematian sudah pasti berbeda antara suku satu dengan suku yang lainnya.  Sedari kecil dibesarkan sama opung doli dan opung...

Selalu Waspada Dari Berbagai Macam Penipuan Online Yang Selalu Mengintai

Dompet digital (e-wallet) pada zaman sekarang ini sepertinya sudah menjadi hal yang krusial, karena  sangat membantu mempermudah urusan financial dengan cepat tanpa ribet. Mau transfer uang, mau bayar IPL tidak harus mengetuk pintu pak RT, mau bayar sekolah tidak harus ke ruang Tata Usaha, bayar listrik gak harus ke PLN  dan mau jajan pun tidak perlu ngubek-ngubek tas cari uang receh, tinggal bayar lewat smartphone, semua langsung beres tanpa buang-buang waktu dan energi. Sesimple itu ya hidup dijaman sekarang. Era digital yang serba cepat dengan segala kemudahannya, tentu ada risiko yang mengintai para penggunanya, semua bisa saja jadi korban tanpa pandang bulu. Semakin canggih teknologi maka semakin tinggi juga permasalahan yang dihadapi. Banyaknya penipuan yang memanfaatkan celah digital semakin sini semakin tinggi kasusnya, karena data pribadi seperti KTP bisa saja disalahgunakan oleh penipu, dan itu bisa berakibat buruk bagi kita. Hal ini menunjukkan betapa rentannya kita...