Langsung ke konten utama

I'm Verry Happy

Gak bisa dipungkiri, tugas ibu rumah tangga itu benar-benar menakjubkan dan memberi kesan tersendiri, mengurus anak, suami, rumah, ah pokoknya amazing. Begitu banyak hal yang kurasakan semenjak pertamakali merasakan menjadi seorang Ibu.

Awalnya saya wory membayangkan ketika punya anak harus bangun tengah malam, bangun pagi-pagi untuk menyiapkan sarapan duh pokoknya dulu paling anti kalau udah menyangkut urusan dapur, tetapi sekarang seiring berjalan waktu semuanya bisa berubah 180 derajat, ya...aku tidak seperti yang dulu lagi, kini aku sudah menjadi seorang Ibu.

Ibu dari seorang putra yang lucunya banget-banget, nemplok gak mau pisah bahkan ditinggal ke warung pun mewek kejer-kejer padahal ada bapaknya, duh jadi terharu kalo sudah adegan seperti ini. Kalau sudah gini mana nahan kalo dipisah walo sebentar, rasanya deg2an gitu inget terus.

Meskipun aktivitas emak-emak yang sedang rempong-rempongnya, aku rela dan seneng biarpun penampilan gak sekece dulu yang penting bocil keurus sama tanganku sendiri. Secara masa lucu-lucunya sepertu sekarang tidak akan terulang lagi, bocil akan terus tumbuh dan berkembang dan mungkin nanti akan berkurang intens pertemuannya karena sibuk dengan dunianya sendiri, hiks makanya puas2sin sekarang mumpung masih bisa diuyel2, dicium2 ah pokoknya si sweet deh.

Semua kekhawatiran dan ketakutanku tentang harus bangun tengah malam, menyiapkan sarapan, ternyata kalau sudah dijalani semua terasa mudah dan rasa lelah hilang seketika karena apa yang saya lakukan dikerjakan dengan ikhlas buat orang yang saya cintai, iya dua lelaki yang amat saya sayangi. I'm Verry Happy.***


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Budaya Batak Yang Unik Dan Beragam Di Wedding Batak Exhibition 2024

Wedding Batak Exhibition 2024 Indonesia dengan keberagaman adat dan budaya menjadikan aku sebagai Bangsa Indonesia yang bangga bisa tinggal di negara yang kaya dengan adat dan budaya. Kagum akan semua kebudayaan dan sangat tertarik ingin mempelajarinya, tak terkecuali budaya Batak sebagai suku leluhur keluargaku yang semuanya belum aku pahami, karena opung doli yang kami cinta sudah berpulang lebih dahulu pada waktu aku masih kecil, jadi tidak sempat belajar dan tanya jawab, hehe. Batak, yang menurut banyak orang di cap dengan watak keras dan nada bicara yang tinggi seolah menggambarkan orang Batak itu "galak", padahal tidak demikian, pernah dengar sejarahnya kenapa orang Batak kalau berbicara nadanya tinggi itu karena jaman dahulunya kan mereka hidup berpencar saling berjauhan dan tinggal di hutan gitu, jadi komunikasinya dengan berteriak jadi terkesan galak. Kalau salah koreksi ya!.  Kembali ke Laptop!  Batak Untuk Indonesia Menyambung dengan event yang digelar di CFD Sarin...

Pagelaran Budaya Batak Wedding Batak Exhibition 2024

  Adat adalah Identitas, adat lebih dahulu ada sebelum Republik Indonesia terbentuk, adat harus dihormati dan dihargai ~ Glenn Fredly  Foto: dokpri Bisa dibayangkan kalau seluruh manusia di dunia hidup tanpa adat dan budaya?, mungkin kehidupan tidak akan mengalami kemajuan teknologi, tidak pintar, zaman akan tetap primitif, tidak ada tarian dan nyanyian khas yang menggambarkan suku tertentu. Indonesia yang kaya dengan adat, budaya dan suku, aku bersyukur menjadi bagian dari negara Republik Indonesia, keberagaman adat budaya yang selalu menarik untuk diulik, rasanya belum semua aku pelajari dan mengenalnya karena terlalu banyak dan beragam. Hidup dilingkungan dari suku Batak, menjadikan aku sangat tertarik dengan adat dan kebudayaan leluhur, setiap apapun itu yang berhubungan dengan adat entah itu ketika sedang ada perayaan pernikahan, kelahiran maupun kematian sudah pasti berbeda antara suku satu dengan suku yang lainnya.  Sedari kecil dibesarkan sama opung doli dan opung...

Selalu Waspada Dari Berbagai Macam Penipuan Online Yang Selalu Mengintai

Dompet digital (e-wallet) pada zaman sekarang ini sepertinya sudah menjadi hal yang krusial, karena  sangat membantu mempermudah urusan financial dengan cepat tanpa ribet. Mau transfer uang, mau bayar IPL tidak harus mengetuk pintu pak RT, mau bayar sekolah tidak harus ke ruang Tata Usaha, bayar listrik gak harus ke PLN  dan mau jajan pun tidak perlu ngubek-ngubek tas cari uang receh, tinggal bayar lewat smartphone, semua langsung beres tanpa buang-buang waktu dan energi. Sesimple itu ya hidup dijaman sekarang. Era digital yang serba cepat dengan segala kemudahannya, tentu ada risiko yang mengintai para penggunanya, semua bisa saja jadi korban tanpa pandang bulu. Semakin canggih teknologi maka semakin tinggi juga permasalahan yang dihadapi. Banyaknya penipuan yang memanfaatkan celah digital semakin sini semakin tinggi kasusnya, karena data pribadi seperti KTP bisa saja disalahgunakan oleh penipu, dan itu bisa berakibat buruk bagi kita. Hal ini menunjukkan betapa rentannya kita...