Langsung ke konten utama

Kopdar Di Ajang Penganugrahan Srikandi Blogger 2014


Bergabung sejak tahun 2012 dengan komunitas Kumpulan Emak2 Blogger (KEB) merupakan kesan tersendiri bagi saya, berkumpul dan berbaur dengan para perempuan yang begitu luar biasa kemampuannya dalam menulis telah memberikan inspirasi buat saya. Dengan aktifitas mereka sebagai Ibu Rumah Tangga, Penulis, Pengusaha Online, Editor dan banyak lagi segudang kesibukan para emaks yang tidak menjadikan alasan untuk menghalangi hobby mereka di dunia blogging. Komunitas yang  digagas oleh Mak Mira Sahid pada tanggal 18 Januari 2012, yang begitu besar mendapat antusias dari sejumlah blogger perempuan Indonesia untuk berbagi ilmu dan inspirasi. Kami bertemu di dunia maya hingga akhirnya bisa bertemu di dunia nyata.



Penuh keceriaan dan tawa riang itu yang selalu saya dapatkan ketika kopdar di event-event, kehebohan dan kegilaan narsis selalu mewarnai keceriaan kami. Namun ada sesuat hal yang berbeda ketika saya hadir di acara penugrahan Srikandi Blogger 2014, begitu banyaknya aggota yang tergabung dalam KEB hingga saya tidak bisa mengenal satu per satu dari para member, saat pemutaran video dari para finalis #SB2014 saya begitu tertegun mendengarkan mereka (para emaks) yang begitu gemilang dalam mengukir prestasi dalam kesehariannya baik itu dalam hal berkarir maupun di dunia perblogingan.





Pemilihan Srikandi Blogger yang telah dilaksanakan dua kali dalam rangkaian acara milad KEB, telah memilih 50 peserta semi final yang kemudian disaring menjadi 10 besar finalis untuk maju ke grand final yang di gelar di Museum Nasional Jakarta. Ke sepuluh finalis tersebut yaitu Caroline Adenan, Donna Imelda, Ida Nur Laila, Indah  Nuria Savitri, Meti Mediyastuti , Mugniar Marakarma, Murtiyarini, Punky Febriani, Siti Hairul Dayah,dan  Siti Wakhidah Hajar. Selamat buat Mak Punky Febriani yang berhasil menjadi The Winner SB2014, semoga prestasimu bisa menjadi inspirasi bagi kami semua perempuan Indonesia.


Acara yang penuh kegembiraan sekaligus mengharukan tak kala mendengar puisi tentang pengorbanan seorang Ibu yang dibacakan oleh mak Wylvera dan lagu tentang Ibu yang dinyanyikan oleh mak Waya Komala dan Echa, sumpah pada sesi ini saya tidak kuat membendung air mata, mengingat hari itu nenek yang sudah saya anggap seperti ibu kandung sendiri sedang terbaring lemah karena sakit. Saat itu menjadi pilihan yang sulit di satu sisi saya ingin menghadiri acara penganugrahan ini karena pada tahun lalu saya tidak sempat hadir karena ada tugas liputan ke Cirebon, tapi di satu sisi saya tidak ingin meninggalkan nenek, tetapi untungnya ada tante saya yang setiap hari selalu menjaganya dengan penuh kasih sayang, dan sebelum saya berangkat menuju Museum Nasional, saya sholat dan baca yasin terlebih dahulu agar nenek saya bisa tenang hatinya dan Alhamdulillah sampai acara #SB2014 selesai nenek baik-baik saja dan ada peningkatan kesehatanya, semoga sehat terus ya nek… lho koq malah curcol nenek..hahaaa, gak apa ya mak namanya juga lagi mellow dan sangat nyambung dalam acara #SB2014.


Sejenak melupakan kesedihan, saya akhirnya seperti mendapatkan supplement waktu itu, bertemu dengan para emak blogger yang datang dari luar daerah, kami saling mengabadikan foto dan saling berbagi keceriaan. Acara #SB2014 ini sekaligus menjadi ajang sillaturahim para blogger, makanya saya tidak ingin melewatkannya begitu saja. Majulah para Kartini Masa Kini dengan senjata pena mu, karena karyamu akan abadi dan dikenang sepanjang masa. Majulah para perempuan Indonesia.Sukses buat KEB tentunya acara ini Sukses berkat kegigihan para MakPan hingga acara Penganugrahan Srikandi Blogger 2014 ini berjalan lancar. Good Luck.***

Komentar

  1. semoga cepet sembuh mbak neneknya :") *pelukk

    BalasHapus
  2. tetap semangat yaaah, semoga nenek cepat sembuh

    BalasHapus
  3. Semoga Neneknya bisa kembali pulih ya, mak. terima kasih sudah berkenan hadir. Love u :-*

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima Kasih sudah mampir ke blog saya, semoga berkesan dan bermanfaat dan jangan lupa boleh tinggalkan jejak dengan memberi komentar, Bye..

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Budaya Batak Yang Unik Dan Beragam Di Wedding Batak Exhibition 2024

Wedding Batak Exhibition 2024 Indonesia dengan keberagaman adat dan budaya menjadikan aku sebagai Bangsa Indonesia yang bangga bisa tinggal di negara yang kaya dengan adat dan budaya. Kagum akan semua kebudayaan dan sangat tertarik ingin mempelajarinya, tak terkecuali budaya Batak sebagai suku leluhur keluargaku yang semuanya belum aku pahami, karena opung doli yang kami cinta sudah berpulang lebih dahulu pada waktu aku masih kecil, jadi tidak sempat belajar dan tanya jawab, hehe. Batak, yang menurut banyak orang di cap dengan watak keras dan nada bicara yang tinggi seolah menggambarkan orang Batak itu "galak", padahal tidak demikian, pernah dengar sejarahnya kenapa orang Batak kalau berbicara nadanya tinggi itu karena jaman dahulunya kan mereka hidup berpencar saling berjauhan dan tinggal di hutan gitu, jadi komunikasinya dengan berteriak jadi terkesan galak. Kalau salah koreksi ya!.  Kembali ke Laptop!  Batak Untuk Indonesia Menyambung dengan event yang digelar di CFD Sarin...

Pagelaran Budaya Batak Wedding Batak Exhibition 2024

  Adat adalah Identitas, adat lebih dahulu ada sebelum Republik Indonesia terbentuk, adat harus dihormati dan dihargai ~ Glenn Fredly  Foto: dokpri Bisa dibayangkan kalau seluruh manusia di dunia hidup tanpa adat dan budaya?, mungkin kehidupan tidak akan mengalami kemajuan teknologi, tidak pintar, zaman akan tetap primitif, tidak ada tarian dan nyanyian khas yang menggambarkan suku tertentu. Indonesia yang kaya dengan adat, budaya dan suku, aku bersyukur menjadi bagian dari negara Republik Indonesia, keberagaman adat budaya yang selalu menarik untuk diulik, rasanya belum semua aku pelajari dan mengenalnya karena terlalu banyak dan beragam. Hidup dilingkungan dari suku Batak, menjadikan aku sangat tertarik dengan adat dan kebudayaan leluhur, setiap apapun itu yang berhubungan dengan adat entah itu ketika sedang ada perayaan pernikahan, kelahiran maupun kematian sudah pasti berbeda antara suku satu dengan suku yang lainnya.  Sedari kecil dibesarkan sama opung doli dan opung...

Selalu Waspada Dari Berbagai Macam Penipuan Online Yang Selalu Mengintai

Dompet digital (e-wallet) pada zaman sekarang ini sepertinya sudah menjadi hal yang krusial, karena  sangat membantu mempermudah urusan financial dengan cepat tanpa ribet. Mau transfer uang, mau bayar IPL tidak harus mengetuk pintu pak RT, mau bayar sekolah tidak harus ke ruang Tata Usaha, bayar listrik gak harus ke PLN  dan mau jajan pun tidak perlu ngubek-ngubek tas cari uang receh, tinggal bayar lewat smartphone, semua langsung beres tanpa buang-buang waktu dan energi. Sesimple itu ya hidup dijaman sekarang. Era digital yang serba cepat dengan segala kemudahannya, tentu ada risiko yang mengintai para penggunanya, semua bisa saja jadi korban tanpa pandang bulu. Semakin canggih teknologi maka semakin tinggi juga permasalahan yang dihadapi. Banyaknya penipuan yang memanfaatkan celah digital semakin sini semakin tinggi kasusnya, karena data pribadi seperti KTP bisa saja disalahgunakan oleh penipu, dan itu bisa berakibat buruk bagi kita. Hal ini menunjukkan betapa rentannya kita...