Penuhi Kebutuhan Nutrisi Anak Dengan Philips AVENT Steamer Dan Blender


Talkshow Memperingati Hari Anak Nasional Bersama Philips Avent di Thamrin Nine Jakarta

Berbicara tentang perkembangan anak, bagi saya selalu menarik topik pembahasannya, dimana segudang masalah yang pasti menghampiri semua ibu yang tidak jarang kerap menimbulkan rasa cemas, dan bertanya-tanya kenapa begini dan kenapa begitu, si Anak begini sedangkan si B begitu, meskipun setiap anak perkembangannya berbeda namun hal ini manusiawi karena menurut saya membandingkan bukan berarti selalu ingin disamakan/dibandingkan, tetapi kalau buat saya pribadi sebagai patokan dan pengingat tumbuh kembangnya, jika pertumbuhannya lambat, kita harus segera cari tahu penyebabnya.

Kemarin tanggal 31 Juli 2017, bertempat di Thamrin Nine Jakarta dalam rangka Hari Anak Nasional, saya berkesempatan menghadiri talk show bersama Philips Avent dengan tema "Solusi Menjawab Tantangan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Anak". Acara ini bertujuan memberikan dukungan kepada para orang tua untuk memahami nutrisi apa yang dibutuhkan anak dalam masa tumbuh kembang atau periode emas.

Narsum Dr dr Damayanti R Sjarif 

Banyak ilmu dan hal baru yang saya dapat, terlebih saat Dr. dr. Damayanti R Sjarif Spesialis A(K), dokter spesialis anak nutrisi dan penyakit metabolik mengatakan, "Kualitas kesehatan manusia jangka pendek dan jangka panjang akan ditentukan oleh asupan nutrisi selama periode emas, 270 hari pralahir yaitu masa janin dan 720 hari pasca lahir (masa bayi dan dibawah dua tahun). Masa krusial ini jangan sampai terabaikan oleh para orang tua untuk memberikan nutrisi yang benar sesuai kebutuhan anak.

Nah, menurut saya ini tidak mudah, banyak hal yang belum kita ketahui, misalnya tentang rasa dan jenis makanan apa saja yang boleh dimakan untuk anak, ternyata menurut dr. Damayanti, tidak ada batasan makanan untuk anak karena anak sudah merasakan apa yang ibunya makan lewat air ketuban, misalnya kalau ibu nya suka rendang, kasihlah anak nya rendang asal teksturnya halus.

Makanan Pertama

  • Pada periode pengalihan bayi belajar bagaimana menelan makanan yang tidak cair (perubahan tekstur)
  • Tidak ada urutan jenis makanan apa yang harus dikonsumsi terlebih dahulu, karena bayi sudah diperkenalkan berbagai rasa makanan yang dikonsumsi ibu melalui air ketuban dan ASI ( Mennella, 1995-2011)
  • Jika bayi konsumsi ASI ekslusif, maka makanan padat yang pertama kali diberikan harus mengandung zat gizi


Merasakan menjadi ibu adalah hal yang luar biasa buat saya, sepuluh tahun penantian yang begitu panjang lalu tiba-tiba saya bisa mengandung, melahirkan seorang anak laki-laki yang sehat. Dengan berbagai cerita pengalaman orang lain tentang parenting dan sering ikut event blogger dengan tema parenting alhamdulillah saya tahu sedikit- sedikit (tidak buta banget).

Untuk itu saya ingin merawatnya dengan tangan saya sendiri tanpa bantuan siapapun, ya saya hanya dibantu suami untuk mengurus sikecil. Bersyukur setelah melahirkan, ASI langsung keluar hingga bisa langsung menyusui nya.

Punya suami perhatian, selalu rajin masak sayuran buat saya alhasil ASI begitu banyak hingga tak jarang baju sampai basah dan sering ganti. Karena kebanyakan lalu saya memutuskan untuk memompa ASI. Takjub dan sekaligus haru ketika kita bisa menyusui sikecil, rasa sakit puting lecet tidak saya rasa demi sikecil agar asupan nutrusinya terpenuhi.

Singkat cerita anak saya sudah saatnya memasuki tahap MPASI (makanan pendamping ASI) sempat bingung juga mau dikasih makanan seperti apa, secara jauh dari orang tua dan saudara jadi sempat galau juga, beruntung ada tetangga yang mempunyai anak seumuran jadi kami bisa saling sharing dalam hal apapun termasuk masalah makanan.

Ceritanya kemarin saya baru tahu kalau MPASI dengan cara di blender, melihat tetangga menyuapi anaknya dengan makanan di blender lalu saya mengikuti cara nya karena kalau dipikir-pikir simple juga.

Dengan membuat MPASI sendiri, saya lebih tenang karena tahu benar kandungan gizi, bagaimana cara pengolahannya serta kebersihan yang terjaga. Begitu semangatnya saya dalam membuat MPASI buat si kecil, berbagai menu bisa kita combined,  tak jarang juga dikasih sarapan buah alpukat yang dipercaya banyak mengandung asam folat yang bagus untuk perkembangan otaknya.

Jadi ingat jaman dulu, waktu adik-adik masih kecil, nenek suka menggiling beras untuk dijadikan tepung untuk dijadikan makanan bayi. Tetapi sekarang cara itu tidak efektif karena kita tidak bisa mengkombinasikan dengan gizi yang dibutuhkan seperti kandungan protein, karbohidrat, lemak dan lain sebagainya.

Demo Masak Membuat MPASI
Nah, dia cara talk show kemarin, ada tantangan demo buat para peserta untuk membuat MPASI. Caranya sama seperti yang saya lakukan, yaitu dengan mengukus dan memblender nasi serta lauk pauknya. Inovasi produk elektrik ibu dan anak dapat membantu para orang tua menyediakan nutrisi terbaik untuk masa depan anak. Salah satu nya ada Steamer Blender, kita para orang tua bisa memperkenalkan bayi kita kepada beragam makanan segar di usia dini untuk menentukan tahap kebiasaan sehat seumur hidup.

Take Home Message

  • Malnutrisi makro & mikronutriennya merupakan masalah utama pada balita Indonesia
  • Malnutrisi berdampak pada kecerdasan anak dan kemampuan mencari nafkah serta timbul penyakit degeneratif seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung koroner dll
  • Malnutrisi diawali dengan weight faltering yang mulai terdeteksi saat periode pengalihan yang bersifat individual
  • Solusinya MPASI dengan bahan lokal yang komposisi zat gizinya melengkapi zat gizi ASI yang sudah tidak cukup lagi, baik yang homemade maupun komersial
  • Untuk menjamin mutu serta keamanan MPASI komersial harus memenuhi kriteria CODEX ALIMENTARIUS (WHO/FAO) atau di Indonesia sudah mendapat ijin edar dari BPOM RI
Kalau saya sih lebih sering ke homemade, kalau yang komersil dipakai sesekali saat sedang darurat misalnya sedang dalam perjalanan. Dalam hal ini Philips AVENT memberikan jenis solusi persiapan makanan, termasuk Steamer dan blender gabungan yang unik, miniblender dan perangkat makan yang nyaman, serta sistem penyimpanan makanan yang serba guna. Ini berarti Philips AVENT mendukung para orang tua dan sekaligus memberi Solusi Menjawab Tantangan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Anak, jadi tidak ada alasan untuk galau atau bingung seperti pengalaman saya, semua bisa dikerjakan sendiri karena Combined Steamer and blender.

Philips AVENT Steamer Blender 

Combined steamer and blender Philips AVENT gabungan yang baru cocok untuk menyiapkan makanan bayi buatan sendiri yang sehat:

Pertama-tama kukus buah, sayuran, ikan, atau daging lalu cukup angkat dan balikkan wadahnya untuk memblender, tanpa perlu memindahkan makanan yang diinginkan.
Dilengkapi dengan:
  • Steamer dan blender gabungan
  • Cangkir ukur
  • Spatula
  • Buku resep
Sedangkan jenis 4-in-1 healthy baby food maker. Pembuat makanan bayi bergizi dari Philips AVENT membantu mempersiapkan makanan rumahan lezat, yang disesuaikan dengan kebutuhan bayi, dengan cara mudah.
  • Fungsi kukus, blender, defrost & reheat (4-in-1)
  • Mengukus & memblender dalam satu tabung
  • Dilengkapi dengan spatula, storage pot (120 ml), dan buku resep.
Wah, membantu banget nih, praktis sangat cocok juga untuk moms worker, jadi bisa buatin dulu dede bayi makanan sehat karena ini tidak memakan waktu lama.

"Hal ini menunjukkan bahwa sesuai dengan perkembangan jaman, peran wanita di dunia kerja semakin bertambah penting. Di sisi lain periode emas anak merupakan masa yang paling berpengaruh dan merupakan dasar terbentuknya masyarakat yang sehat. Melalui rangkaian produk elektrik inovatif Philips AVENT, berharap dapat memberikan kemudahan kepada para orang tua, terutama ibu, khususnya ibu bekerja yang jumlahnya terus meningkat untuk dapat memberikan ASI dan nutrisi terbaik," kata Yongky Sentosa, Head Of Personal Health Philips Indonesia.

Pengalaman sih menggunakan produk dari Philips AVENT sesuai dengan kebutuhan banget. Memberi yang terbaik buat anak adalah kewajiban kita sebagai orang tua, saya percaya dengan produk Philips AVENT yang terus berinovasi dan mengerti akan kebutuhan konsumen khususnya para ibu. Yuk penuhi kebutuhan gizi anak dengan menggunakan Philips AVENT Steamer dan blender, supaya tidak ada alasan bikin MPASI sendiri di rumah tanpa ribet karena Steamer dan blender ini praktis dan mudah penggunaannya, dijamin pasti semangat deh bikin MPASI buat si kecil.***


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sosialisasi Ke Tetangga Bersama Wipol Aksi Anti Kuman

Kemudahan Transaksi Dalam Satu Ponsel

Khasiat Buah Delima untuk Kaum Wanita